Polsek Manggelewa Polres Dompu merespons laporan dugaan keracunan makanan yang dialami dua orang siswa SDN 08 Manggelewa. Kedua siswa tersebut mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Pratama Manggelewa, Jumat (21/8/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 15.00 WITA di Rumah Sakit Pratama Manggelewa, Jalan Lintas Calabai, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.
Dua siswa yang mendapatkan perawatan masing-masing berinisial Kaila (8) dan Arsila (7), keduanya berdomisili di Dusun Doromelo, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa. Berdasarkan informasi awal, kedua siswa mengalami keluhan berupa mual, muntah dan sakit perut.
Hingga saat ini, penyebab pasti keluhan yang dialami kedua siswa tersebut belum dapat dipastikan. Pihak keluarga bersama pihak SPPG Yayasan Sosial Depot Rintam Desa Doromelo selaku pendistributor Program Makan Bergizi Gratis masih menunggu hasil observasi dan pemeriksaan medis dari pihak Rumah Sakit Pratama Manggelewa.
Kapolsek Manggelewa IPTU Zainal Arifin, S.IP., M.H., mengatakan pihaknya telah mengambil langkah awal dengan melakukan koordinasi bersama pihak rumah sakit, keluarga siswa, pihak sekolah serta pihak SPPG untuk mendapatkan informasi secara lengkap mengenai kejadian tersebut.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi dan penyebab keluhan yang dialami kedua siswa. Polsek Manggelewa akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait serta mengumpulkan informasi secara menyeluruh agar persoalan ini dapat diketahui secara terang dan tidak menimbulkan kesimpulan yang belum dapat dipastikan,” ujar IPTU Zainal.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan Kepolisian antara lain memastikan kedua siswa mendapatkan penanganan medis, melakukan pemantauan kondisi kesehatan korban, meminta keterangan dari pihak keluarga dan sekolah, serta berkoordinasi dengan pihak SPPG dan instansi terkait.
“Kami juga mengimbau seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila nantinya terdapat hasil pemeriksaan atau temuan yang mengarah pada penyebab tertentu, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur dan kewenangan yang berlaku,” jelasnya.
Polsek Manggelewa juga mendorong pihak terkait untuk melakukan pengecekan terhadap makanan yang diduga dikonsumsi siswa, termasuk memastikan proses penyediaan, pengolahan, pengemasan dan pendistribusiannya sesuai dengan ketentuan, sembari menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memberikan perhatian terhadap kejadian tersebut dan meminta jajaran terkait melakukan penanganan secara profesional dan hati-hati.
“Kami memastikan setiap informasi terkait dugaan keracunan ini ditangani secara serius, namun tetap mengedepankan kehati-hatian. Yang paling utama saat ini adalah memastikan kedua siswa mendapatkan pelayanan medis dan kondisinya terus dipantau,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.
Ia menambahkan, Polres Dompu melalui Polsek Manggelewa akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, keluarga, sekolah, SPPG serta instansi terkait untuk mengetahui secara jelas penyebab kejadian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Mari menunggu hasil pemeriksaan medis dan informasi resmi dari pihak yang berwenang. Apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Hingga laporan ini disampaikan, kedua siswa masih dalam penanganan dan observasi pihak Rumah Sakit Pratama Manggelewa, sementara situasi berlangsung aman dan kondusif.





