LOMBOK BARAT – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, jajaran Sat Samapta Polres Lombok Barat terus mengintensifkan kehadiran Polri di tengah-tengah warga melalui patroli dialogis. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah tindak kriminalitas pada jam-jam rawan, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam memperkenalkan inovasi layanan darurat terbaru kepada publik.
Langkah preventif tersebut kembali terlihat pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Sejumlah personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat menyisir kawasan pemukiman padat penduduk, salah satunya di kawasan Jalan Wisata Banyumulek hingga Desa Lelede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran petugas berseragam lengkap ini dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap kondusif saat mayoritas warga tengah beristirahat.
Langkah Preventif di Tengah Pemukiman Padat Penduduk
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 23.30 WITA tersebut difokuskan pada area-area yang dinilai memiliki kerawanan terhadap potensi gangguan keamanan. Personel menyisir gang-gang perumahan dan titik berkumpulnya warga guna meminimalisir niat maupun kesempatan para pelaku tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Patroli preventif ini bukan sekadar melintasi wilayah, melainkan dibarengi dengan pendekatan humanis. Petugas berhenti di beberapa titik untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang masih beraktivitas. Komunikasi dua arah ini menjadi kunci dalam menyerap informasi mengenai situasi terkini di lapangan serta keluhan warga terkait keamanan lingkungan mereka.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah komitmen mutlak untuk memberikan rasa aman. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat adalah benteng pertahanan utama dalam menjaga Kamtibmas.
“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama pada waktu malam hingga dini hari, guna mengantisipasi terjadinya potensi tindak pidana. Melalui patroli ini, kami ingin memastikan bahwa warga merasa terayomi dan situasi di wilayah Lombok Barat, khususnya di titik-titik padat penduduk seperti Desa Lelede, tetap aman dan terkendali,” ujar Iptu Eko Nugroho saat memberikan keterangan resmi.
Sosialisasi Inovasi KEMOS dan Layanan 110
Selain melakukan patroli fisik, Sat Samapta Polres Lombok Barat juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan inovasi program unggulan mereka yang dinamakan KEMOS atau Kecepatan Melayani SOS. Inovasi ini diintegrasikan dengan Call Center 110 yang merupakan layanan darurat Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa KEMOS dirancang untuk memangkas waktu respons petugas di lapangan saat ada laporan dari masyarakat. Kecepatan pelayanan menjadi fokus utama, mengingat dalam situasi darurat, setiap detik sangatlah berharga. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menggunakan layanan ini jika menemui keadaan darurat atau melihat tindak pidana di lingkungan sekitar.
“Kami juga aktif memperkenalkan inovasi KEMOS Sat Samapta kepada warga. Layanan ini terhubung langsung dengan call center 110 sebagai bentuk respons cepat kami dalam memberikan pelayanan yang bersifat mendesak atau urgent. Jika masyarakat mengalami musibah atau melihat kejadian kriminal, silakan lapor segera, petugas kami akan langsung bergerak cepat menuju lokasi,” tambah Iptu Eko Nugroho.
Mengajak Masyarakat Proaktif Menjaga Lingkungan
Selama kegiatan patroli dialogis berlangsung, personel Unit Patroli juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas secara persuasif. Warga diingatkan untuk selalu waspada dan tidak meremehkan celah keamanan, seperti memastikan pintu rumah terkunci dengan benar dan memberikan pengaman tambahan pada kendaraan bermotor saat diparkir.
Pihak kepolisian menekankan bahwa sistem keamanan lingkungan (Siskamling) harus kembali digelorakan secara mandiri oleh warga sebagai langkah deteksi dini. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi sekecil apa pun kepada kepolisian sangat dihargai demi terciptanya harmonisasi keamanan di Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan patroli yang berakhir menjelang dini hari tersebut berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya temuan kejadian yang menonjol. Sat Samapta Polres Lombok Barat berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin dan berkelanjutan, menyasar berbagai wilayah kecamatan lainnya guna memastikan kondusivitas wilayah hukum Polres Lombok Barat tetap terjaga secara optimal.





