Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kapolsek Dompu bersama Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa O’o melaksanakan kegiatan pemantauan lahan jagung milik warga binaan di Dusun Muhajirin, Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu (25/2/2026) pukul 10.30 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa O’o BRIPKA Ady Soepriadi, S.H.
Data Lahan dan Hasil Pertanian
Lahan jagung yang dipantau merupakan milik Sdr. Iwan (35), dengan rincian sebagai berikut:
Luas lahan : 1 Hektar
Varietas : DELKAB DK 79 C
Umur tanam : ± 120 hari
Estimasi hasil panen : ± 10 ton
Saat pemantauan, personel melakukan pengecekan terhadap proses penjemuran jagung hasil panen serta berdialog langsung dengan pemilik lahan terkait kondisi pertanian dan kendala yang dihadapi.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa O’o BRIPKA Ady Soepriadi, S.H. memberikan motivasi dan semangat kepada warga binaannya agar terus produktif dan berinovasi dalam mengelola lahan pertanian.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada para petani agar tetap semangat. Pertanian adalah sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Manfaatkan lahan yang ada secara maksimal dan jangan ragu berkoordinasi dengan PPL apabila mengalami kendala teknis maupun kebutuhan sarana prasarana pertanian,” ujar BRIPKA Ady.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan. Kami akan terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan potensi pertanian secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan dan mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045,” tegas IPTU Helmi.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan lingkungan agar aktivitas pertanian dapat berjalan lancar dan produktif.
Secara terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas peran aktif jajaran Polsek Dompu dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Kegiatan pemantauan dan pendampingan kepada petani merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan daerah. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap IPTU Nyoman.
Kapolres Dompu berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Related News
Pemkab Dompu Serahkan Bantuan Alsintan untuk Dukung Produktivitas dan Swasembada Pangan Dompu, 19 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani penerima manfaat sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan pra dan pascapanen di tingkat petani. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu. Kegiatan dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., perwakilan Kapolres Dompu Ipda Andre Wahyudi, S.H., anggota DPRD Kabupaten Dompu, pimpinan OPD, Camat Woja, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Woja, serta kelompok tani penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, bantuan alsintan yang diserahkan terdiri dari 23 unit traktor roda dua, 2 unit combine harvester, dan 1 unit traktor roda empat. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, penyerahan kunci kepada penerima manfaat serta uji coba alsintan oleh Bupati Dompu. Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Dompu. “Bantuan alat dan mesin pertanian ini kita harapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petani dalam mengolah lahan, mempercepat proses penanaman dan pemanenan, serta menangani hasil pertanian dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Bambang Firdaus. Bupati menegaskan bahwa alsintan yang diberikan harus digunakan sesuai peruntukannya dan dikelola secara bersama-sama untuk kepentingan kelompok tani. “Saya meminta kepada seluruh kelompok tani penerima agar menjaga dan merawat bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Alsintan ini bukan untuk dikuasai secara pribadi, tetapi harus dimanfaatkan bersama oleh anggota kelompok sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” tegasnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian melalui alsintan diharapkan mampu mengurangi biaya produksi, mempercepat proses pra dan pascapanen, meningkatkan kualitas serta jumlah produksi, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. “Pemerintah daerah akan terus berupaya membangun sektor pertanian secara berkelanjutan. Namun, keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan sinergi pemerintah, petani, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya. Sementara itu, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., menyampaikan bahwa jajaran Polsek Woja akan mendukung dan mengawal proses penyaluran bantuan agar berjalan aman, tertib dan tepat sasaran. “Kami dari Polsek Woja siap mengawal setiap tahapan penyaluran bantuan ini agar berjalan aman dan lancar. Kami juga akan melakukan koordinasi serta monitoring untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh kelompok tani yang telah ditetapkan,” ujar IPTU M. Norkurniawan. Kapolsek juga mengimbau seluruh pihak, khususnya kelompok tani penerima manfaat, agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan menjaga komunikasi apabila terdapat persoalan dalam pemanfaatan maupun pengelolaan alsintan. “Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas petani. Apabila ada permasalahan atau perbedaan pemahaman, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tambahnya. Dari sisi keamanan, Polsek Woja juga melakukan koordinasi dan monitoring sebagai langkah deteksi dini dan deteksi aksi guna mengantisipasi potensi kecemburuan sosial maupun persoalan antar kelompok tani terkait perbedaan jenis dan jumlah bantuan yang diterima. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polri mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. “Polres Dompu mendukung penuh program pemerintah daerah dalam membantu para petani. Bantuan alsintan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan aman, tertib dan kondusif. “Jajaran Polres Dompu akan terus melakukan pengamanan, pengawalan dan monitoring secara humanis serta mengedepankan koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan alsintan berakhir sekitar pukul 11.25 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu