Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas (BKTM) Kelurahan Kandai Dua Polsek Woja melaksanakan pemantauan lahan jagung milik warga binaan di So Wuwu Nae, Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Rabu (25/2/2026) pukul 13.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh BKTM Kelurahan Kandai Dua BRIPKA Abdul Gafur sebagai bentuk pendampingan dan dukungan kepada petani dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Data Lahan Pertanian
Lahan jagung yang dipantau merupakan milik Bapak Muhtar (60), dengan rincian sebagai berikut:
Luas lahan : 1 Hektar
Varietas : Jagung Hibrida merk ADV JAGO
Umur tanaman : ± 65 hari
Perkiraan masa panen : Maret 2026
Estimasi hasil panen : ± 8 ton
Dalam kegiatan tersebut, BKTM melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman yang saat ini dalam tahap pertumbuhan menuju masa panen.
Pada kesempatan tersebut, BRIPKA Abdul Gafur memberikan motivasi dan semangat kepada petani agar terus konsisten dalam merawat tanaman serta memanfaatkan potensi lahan yang ada secara maksimal.
“Kami berharap para petani tetap semangat dalam mengelola lahannya. Pertanian adalah sektor penting dalam menjaga ketahanan pangan. Manfaatkan lahan pekarangan yang tersedia dan jangan ragu berkoordinasi dengan PPL apabila menghadapi kendala teknis maupun kebutuhan sarana prasarana pertanian,” ujar BRIPKA Abdul Gafur.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan panen tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. menyampaikan bahwa jajaran Polsek Woja terus berkomitmen mendukung program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan masyarakat merasa didampingi dan termotivasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” jelas IPTU Kurniawan.
Beliau juga menambahkan bahwa stabilitas keamanan lingkungan menjadi faktor penting agar aktivitas pertanian dapat berjalan lancar hingga masa panen.
Secara terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika memberikan apresiasi atas langkah proaktif jajaran Polsek Woja.
“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari implementasi peran Polri dalam mendukung program nasional. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilannya,” ungkap IPTU Nyoman.
Kapolres Dompu berharap kegiatan pemantauan dan pendampingan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung tercapainya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Dompu.
Related News
Pemkab Dompu Serahkan Bantuan Alsintan untuk Dukung Produktivitas dan Swasembada Pangan Dompu, 19 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani penerima manfaat sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan pra dan pascapanen di tingkat petani. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu. Kegiatan dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., perwakilan Kapolres Dompu Ipda Andre Wahyudi, S.H., anggota DPRD Kabupaten Dompu, pimpinan OPD, Camat Woja, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Woja, serta kelompok tani penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, bantuan alsintan yang diserahkan terdiri dari 23 unit traktor roda dua, 2 unit combine harvester, dan 1 unit traktor roda empat. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, penyerahan kunci kepada penerima manfaat serta uji coba alsintan oleh Bupati Dompu. Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Dompu. “Bantuan alat dan mesin pertanian ini kita harapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petani dalam mengolah lahan, mempercepat proses penanaman dan pemanenan, serta menangani hasil pertanian dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Bambang Firdaus. Bupati menegaskan bahwa alsintan yang diberikan harus digunakan sesuai peruntukannya dan dikelola secara bersama-sama untuk kepentingan kelompok tani. “Saya meminta kepada seluruh kelompok tani penerima agar menjaga dan merawat bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Alsintan ini bukan untuk dikuasai secara pribadi, tetapi harus dimanfaatkan bersama oleh anggota kelompok sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” tegasnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian melalui alsintan diharapkan mampu mengurangi biaya produksi, mempercepat proses pra dan pascapanen, meningkatkan kualitas serta jumlah produksi, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. “Pemerintah daerah akan terus berupaya membangun sektor pertanian secara berkelanjutan. Namun, keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan sinergi pemerintah, petani, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya. Sementara itu, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., menyampaikan bahwa jajaran Polsek Woja akan mendukung dan mengawal proses penyaluran bantuan agar berjalan aman, tertib dan tepat sasaran. “Kami dari Polsek Woja siap mengawal setiap tahapan penyaluran bantuan ini agar berjalan aman dan lancar. Kami juga akan melakukan koordinasi serta monitoring untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh kelompok tani yang telah ditetapkan,” ujar IPTU M. Norkurniawan. Kapolsek juga mengimbau seluruh pihak, khususnya kelompok tani penerima manfaat, agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan menjaga komunikasi apabila terdapat persoalan dalam pemanfaatan maupun pengelolaan alsintan. “Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas petani. Apabila ada permasalahan atau perbedaan pemahaman, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tambahnya. Dari sisi keamanan, Polsek Woja juga melakukan koordinasi dan monitoring sebagai langkah deteksi dini dan deteksi aksi guna mengantisipasi potensi kecemburuan sosial maupun persoalan antar kelompok tani terkait perbedaan jenis dan jumlah bantuan yang diterima. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polri mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. “Polres Dompu mendukung penuh program pemerintah daerah dalam membantu para petani. Bantuan alsintan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan aman, tertib dan kondusif. “Jajaran Polres Dompu akan terus melakukan pengamanan, pengawalan dan monitoring secara humanis serta mengedepankan koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan alsintan berakhir sekitar pukul 11.25 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu