Berita  

Polsek Gerung Edukasi Warga Manfaatkan Polibag untuk Pangan Mandiri

Polsek Gerung Edukasi Warga Manfaatkan Polibag untuk Pangan Mandiri
Polsek Gerung Edukasi Warga Manfaatkan Polibag untuk Pangan Mandiri

GERUNG – Ketahanan pangan nasional kini menjadi fokus utama yang digelorakan hingga ke tingkat unit terkecil, yakni rumah tangga. Menanggapi hal tersebut, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Polsek Gerung terus menggiatkan langkah persuasif untuk mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Dasan Geres, AIPDA Nengah Sugiartha. Pada Selasa (24/3/2026), ia melaksanakan kegiatan sambang sekaligus silaturahmi ke kediaman warga di Lingkungan Dasan Geres Barat, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan membawa misi penting mengenai optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

Edukasi Pemanfaatan Media Polibag di Tengah Keterbatasan Lahan

Dalam suasana dialog yang hangat di sebuah area penyimpanan hasil bumi milik warga, AIPDA Nengah Sugiartha memberikan motivasi langsung mengenai pentingnya produktivitas di lingkungan rumah. Ia menekankan bahwa keterbatasan luas tanah bukanlah penghalang bagi warga untuk bercocok tanam. Menurutnya, teknik penanaman menggunakan media polibag menjadi solusi jitu yang sangat efisien untuk diterapkan di kawasan pemukiman.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan dukungan moril serta pendampingan dalam program-program pemberdayaan yang bermanfaat langsung bagi ekonomi keluarga.

“Kami terus mendorong personel di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk menjadi motor penggerak dalam program ketahanan pangan ini. Tujuannya jelas, agar masyarakat kita memiliki kemandirian pangan yang kuat mulai dari halaman rumah sendiri,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.

Strategi Menekan Pengeluaran Rumah Tangga

Selama berinteraksi dengan warga, AIPDA Nengah Sugiartha menyarankan agar masyarakat mulai menanam komoditas pangan esensial yang sering mengalami fluktuasi harga di pasar, seperti cabai dan tomat. Dengan menanam sendiri di pekarangan, warga diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada harga pasar yang terkadang melonjak tinggi, sehingga pengeluaran rumah tangga dapat lebih terkendali.

“Langkah kecil seperti menanam cabai atau sayuran di polibag ini memiliki dampak besar. Selain memastikan ketersediaan pangan yang bergizi dan sehat bagi keluarga, ini juga merupakan strategi cerdas dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok. Jika setiap rumah tangga bisa memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri, maka ketahanan ekonomi lokal akan semakin stabil,” jelas AIPDA Nengah Sugiartha saat berbincang dengan salah satu warga di lokasi.

AIPDA Nengah juga memberikan apresiasi kepada warga di Lingkungan Dasan Geres Barat yang telah mulai mengelola hasil pertaniannya dengan rapi. Hal ini terlihat dari tumpukan hasil panen yang sudah dikemas dalam karung, menunjukkan bahwa potensi pertanian di wilayah tersebut sangat besar jika dikelola secara berkelanjutan.

Dukungan Polri Terhadap Program Strategis Pemerintah

Kegiatan sambang ini merupakan representasi dari komitmen Polri dalam menyukseskan program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional. Polri memandang bahwa stabilitas keamanan suatu wilayah juga sangat dipengaruhi oleh tingkat kesejahteraan dan kecukupan pangan masyarakatnya. Dengan turun langsung ke lapangan, Bhabinkamtibmas dapat memetakan potensi sekaligus kendala yang dihadapi warga dalam mengelola sumber daya lokal.

Pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini diharapkan dapat terus berlanjut dan mencakup aspek yang lebih luas, termasuk edukasi mengenai teknik pertanian modern yang sederhana bagi masyarakat perkotaan atau semi-pedesaan. Kehadiran petugas di tengah aktivitas keseharian warga disambut dengan antusiasme tinggi. Warga merasa mendapatkan perhatian dan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pemanfaatan lahan yang ada.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Lingkungan Dasan Geres Barat terpantau aman dan kondusif. Warga berkomitmen untuk menindaklanjuti saran-saran dari pihak kepolisian guna menciptakan lingkungan yang hijau, produktif, dan mandiri secara pangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *