LOMBOK BARAT – Suasana khidmat menyelimuti area Kantor Bupati Lombok Barat pada Kamis pagi, 30 April 2026. Ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Lombok Barat secara resmi dilepas untuk memulai perjalanan ibadah ke tanah suci. Guna memastikan prosesi pemberangkatan berjalan lancar dan tertib, jajaran Sat Samapta Polres Lombok Barat dikerahkan untuk melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi kegiatan.
Pengamanan yang berpusat di Lapangan Bencingah, kompleks Kantor Bupati Lombok Barat ini, dimulai sejak pukul 08.30 WITA. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para jamaah serta mengatur arus lalu lintas dan kerumunan keluarga yang mengantar, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dalam momen sakral tersebut.
Komitmen Pelayanan dan Pengamanan Humanis
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel Sat Samapta Polres Lombok Barat tidak hanya berfokus pada penjagaan aset dan area, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tampak membantu para jamaah yang lanjut usia untuk menaiki bus, serta memberikan imbauan kepada keluarga pengantar agar tetap menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk hingga area parkir bus jamaah. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan pemberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Lombok Barat ini berjalan tanpa kendala keamanan sedikit pun,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H. saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sinergi Personel Terintegrasi di Lapangan
Kegiatan pengamanan ini melibatkan personel Sat Samapta yang didukung oleh anggota Polres Lombok Barat lainnya yang masuk dalam surat perintah (sprin) pengamanan khusus haji. Sinergi antarunit ini terbukti efektif dalam memitigasi potensi gangguan, seperti kemacetan di akses keluar-masuk kantor bupati maupun penumpukan massa di area keberangkatan.
Iptu Eko Nugroho menambahkan bahwa pengamanan dilakukan secara berlapis. Selain pengamanan terbuka oleh personel berseragam, terdapat juga pantauan dari sisi pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pengantar yang membludak sejak pagi hari. Hal ini dilakukan agar jadwal keberangkatan bus yang membawa jamaah menuju asrama haji tidak terhambat.
“Kami mengapresiasi kerja sama dari pihak keluarga jamaah yang mau mengikuti arahan petugas di lapangan. Berkat koordinasi yang baik antara kepolisian, panitia penyelenggara dari Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat, hingga saat ini situasi terpantau sangat aman dan kondusif,” lanjut Iptu Eko Nugroho.
Harapan bagi Keselamatan Jamaah
Pelaksanaan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin bagi para calon jamaah haji. Dengan situasi yang terkendali, para jamaah dapat lebih fokus pada persiapan mental dan spiritual sebelum bertolak ke Baitullah. Pihak Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus memantau situasi hingga seluruh rombongan bus benar-benar meninggalkan lokasi dengan aman.
Seiring dengan diberangkatkannya kloter ini, pihak kepolisian juga tetap mengingatkan masyarakat yang ditinggalkan untuk selalu waspada terhadap keamanan lingkungan rumah masing-masing selama ditinggal beribadah. Kehadiran Sat Samapta di tengah masyarakat pada hari ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mengawal setiap tahapan penting dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat di wilayah Lombok Barat.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh armada bus yang membawa rombongan calon jamaah haji telah bergerak meninggalkan Kantor Bupati Lombok Barat menuju titik transit selanjutnya dengan pengawalan ketat. Kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Lombok Barat secara umum dilaporkan tetap stabil dan terkendali pasca-acara pelepasan tersebut.




