Sumbawa Besar, NTB — Bhabinkamtibmas Desa Kelawis, Brigpol Haryo Susanto Putra, melaksanakan kegiatan sambang ketahanan pangan di lahan pertanian jagung milik salah satu warga binaan, Bapak Samsuddin, di Desa Kelawis, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Senin (22/06/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.20 WITA ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap kemandirian pangan di tingkat desa.
Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Kunjungan ini difokuskan pada pemantauan lahan pertanian jagung, yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam memperkuat cadangan pangan bagi masyarakat di wilayah Desa Kelawis.
Kapolres Sumbawa melalui Bhabinkamtibmas Desa Kelawis, menekankan pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas pangan. “Keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat. Kami berkomitmen penuh mendukung program Asta Cita demi mewujudkan swasembada pangan yang kuat, dimulai dari sinergi di tingkat desa,” Bhabinkamtibmas Desa Kelawis.
Lebih lanjut, Brigpol Haryo memberikan motivasi dan semangat kepada Bapak Samsuddin serta petani lainnya dalam mengelola lahan pertanian mereka secara maksimal. Ia mendorong para petani agar terus mengoptimalkan potensi lahan yang ada, sehingga produktivitas pertanian di wilayah Desa Kelawis dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi keluarga.
Kegiatan sambang ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Dengan turun langsung ke lapangan, Bhabinkamtibmas berupaya memastikan bahwa program ketahanan pangan nasional berjalan dengan baik dan tepat sasaran hingga ke level desa.
Kapolres Sumbawa menekankan pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas pangan. “Keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, tercipta komunikasi yang hangat dan harmonis antara pihak kepolisian dan warga binaan. Sinergi ini diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana lingkungan yang produktif, aman, dan kondusif bagi para petani dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya hingga situasi tetap terpantau aman terkendali. (Hps)





