Aparat kepolisian dari Sektor Kediri, Polres Lombok Barat, terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Polsek Kediri mengintensifkan kegiatan patroli dialogis yang dirangkaikan dengan program cooling system. Langkah preventif ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kediri tetap sejuk, aman, dan kondusif dari berbagai potensi gangguan.
Kegiatan patroli yang menyasar pusat-pusat keramaian warga ini dilaksanakan pada Senin (06/07/2026). Dimulai sejak pukul 10.30 WITA hingga selesai, personel kepolisian menyisir sejumlah titik strategis di Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara polri dan masyarakat setempat.
Pendekatan Humanis Melalui Dialog Bersama Warga
Dalam pelaksanaannya, patroli dipimpin oleh KASPKT III Polsek Kediri, Aiptu I Nengah Sudarsana, bersama personel Piket Siaga III dan jajaran Kediri 01. Petugas tidak hanya sekadar melintas, melainkan turun langsung berinteraksi dan berdialog secara humanis dengan warga yang sedang beraktivitas. Pola pendekatan dialogis ini dinilai sangat efektif untuk menyerap informasi langsung dari masyarakat terkait perkembangan situasi keamanan di lingkungan mereka.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, AKP Iwan Purwanto, menegaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan. Dengan masifnya kehadiran anggota di tengah masyarakat, ruang gerak bagi para pelaku kriminalitas dapat mempersempit, sehingga kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari dapat terus terjaga dengan baik.
“Kami mengintensifkan pelaksanaan patroli dialogis ini di seputaran Kecamatan Kediri sebagai langkah preventif. Tujuannya adalah untuk memonitor secara langsung kegiatan kamtibmas serta mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman, sejuk, dan kondusif,” ujar AKP Iwan Purwanto.
Mengedukasi Masyarakat untuk Tangkal Hoaks dan Jaga Kebersihan
Selain fokus pada pemantauan keamanan fisik, dalam kesempatan dialog tersebut pihak kepolisian juga memberikan edukasi penting terkait maraknya peredaran informasi di era digital. Personel Piket Siaga III mengimbau warga agar menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu maupun berita bohong (hoaks) yang belum jelas kebenarannya. Berita hoaks yang mengandung unsur provokasi dinilai sangat rawan memicu perselisihan dan memecah belah kerukunan sesama warga.
Petugas juga memberikan teguran serta imbauan tegas kepada para pemuda dan warga sekitar agar menjauhi aktivitas yang merugikan, seperti mengonsumsi minuman keras, membawa senjata tajam (sajam), serta melakukan tindakan keonaran yang dapat memicu konflik antarkelompok atau chaos. Selain itu, warga diingatkan untuk tidak menggelar kegiatan yang meresahkan pengguna jalan dan lingkungan sekitar, salah satunya seperti aksi balap lari liar di jalan raya.
Menutup dialog bersama warga, personel Polsek Kediri turut menyelipkan pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Mengingat kondisi cuaca yang saat ini tidak menentu, menjaga kebersihan lingkungan dinilai sangat krusial untuk meminimalisir potensi bencana atau hal-hal tidak diinginkan lainnya. Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan patroli dialogis ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan respons positif dari warga Desa Kediri.





