Berita  

Respons Cepat Klarifikasi Video Viral, Polres Sumbawa Pastikan 7 Siswa di Moyo Hilir Negatif Narkoba

Sumbawa Besar, NTB — Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa, BNN Kabupaten Sumbawa, dan Polsek Moyo Hilir bergerak cepat melakukan klarifikasi terhadap video viral di media sosial Facebook yang memperlihatkan sekumpulan remaja diduga tengah melakukan pesta narkoba jenis sabu-sabu di Gedung Serbaguna Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan pemantauan dan klarifikasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Moyo Hilir, IPTU Husni, didampingi Ketua Tim P2M BNN Kabupaten Sumbawa Nursafruddin, A.md., serta perwakilan Sat Narkoba Polres Sumbawa Aiptu Joko Subroto. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Ngeru, Kepala Sekolah SMPN 3 Moyo Hilir, Komite Sekolah, serta para orang tua siswa.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hilir IPTU Husni, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian Polri dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika sekaligus meredam keresahan masyarakat.

“Tindakan ini dilakukan demi kebenaran informasi. Kami tidak ingin ada spekulasi yang merugikan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, kita lakukan tes urine secara objektif untuk memastikan apakah benar mereka mengonsumsi narkotika atau tidak,” ujar Kapolsek Moyo Hilir saat memberikan pengantar klarifikasi.

Hasil pemeriksaan urine terhadap ketujuh siswa tersebut menunjukkan hasil NEGATIF narkoba.

Berdasarkan keterangan siswa yang terlibat, video tersebut hanyalah sebuah konten hiburan yang dibuat tanpa tujuan penyalahgunaan narkotika. Siswa yang mendokumentasikan kegiatan tersebut, M.A (MAN 2 Moyo Hilir), menjelaskan bahwa asap yang terlihat dalam video sebenarnya hanyalah asap rokok yang disimpan di mulut dan dikeluarkan saat pengambilan gambar. Video tersebut awalnya diunggah melalui story WhatsApp pribadi, namun kemudian disalahgunakan oleh pihak lain yang mengunduh dan menyebarkannya kembali melalui akun Facebook hingga viral.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BNN Kabupaten Sumbawa dan sekolah menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Kepala Sekolah SMPN 3 Moyo Hilir, Abdul Latif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas respons cepat tim gabungan. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi serta sinergi dengan kepolisian agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kegiatan ditutup dengan pembuatan video permohonan maaf dari para siswa atas kegaduhan yang timbul akibat konten tersebut. Kapolsek Moyo Hilir pun mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi sebelum membagikan konten yang belum tentu kebenarannya di media sosial. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *