Polres Dompu menangani kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di Lingkungan Dorotoi, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 23.20 Wita.
Dua pelajar berusia 17 tahun menjadi korban, yakni KHAIRUL FAHMI, warga Desa Manggenae, dan WIDO ALDINO, warga Desa O’o, Kecamatan Dompu.
Kejadian bermula saat kedua korban pulang setelah membeli nasi menggunakan sepeda motor. Saat melintas di depan Masjid Babusalam, korban dihentikan oleh salah seorang yang diduga pelaku hingga terjadi cekcok.
Tidak lama kemudian, sejumlah orang datang dan diduga melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban. Para pelaku diduga memukul korban menggunakan tangan kosong dan melempar batu hingga salah satu korban terjatuh. Akibat kejadian tersebut, KHAIRUL FAHMI mengalami luka lecet pada lutut kiri, sedangkan WIDO ALDINO mengalami luka robek pada bibir serta memar pada bagian perut dan tulang iga. Kedua korban mendapat penanganan medis di Puskesmas Dompu Timur.
PAMAPTA III Polres Dompu IPDA Rahmat Firdaus Putra, S.H., M.M., bersama personel gabungan langsung melakukan patroli pascakejadian, mengumpulkan keterangan dan memantau sejumlah lokasi guna menjaga situasi tetap aman.
Personel juga mengecek kondisi korban di Puskesmas Dompu Timur serta melakukan pengamanan di sekitar Lingkungan Dorotoi dan kawasan Bulog Manggeasi.
Salah seorang yang diduga terlibat sempat diamankan dan diperiksa oleh Unit Pidum B Sat Reskrim Polres Dompu. Setelah pemeriksaan awal, yang bersangkutan dipulangkan, sementara penyidik masih mendalami identitas dan keterlibatan pihak lainnya.
“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan prosesnya kepada Kepolisian,” ujar IPDA Rahmat.
Pendekatan kepada keluarga korban juga dilakukan oleh jajaran Kepolisian. Hasilnya, pihak keluarga bersedia membuat laporan resmi untuk diproses sesuai hukum.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa Polres Dompu akan menangani kasus tersebut secara profesional.
“Kami akan mendalami kasus ini dan mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat. Kami meminta masyarakat tetap tenang serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegas IPTU I Nyoman Suardika.
Polres Dompu juga mengajak masyarakat segera memberikan informasi kepada Kepolisian apabila mengetahui keberadaan atau identitas pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.





