Lombok Barat, NTB – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di wilayah hukum Lombok Barat. Sebagai bagian dari komitmen menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan dan warga sekitar, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat secara rutin menggelar patroli malam, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan terjadi pelanggaran hukum maupun gangguan lalu lintas.
Pada Selasa malam, 21 April 2026, fokus pengamanan diarahkan ke kawasan jalur cepat Bypass BIL 2. Patroli yang dimulai sejak pukul 22.30 WITA hingga dini hari ini melibatkan sejumlah personel dari Unit Turjawali Satlantas Polres Lombok Barat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memastikan aktivitas masyarakat di malam hari tidak terganggu oleh tindakan kriminalitas maupun aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Langkah Preventif Menekan Aksi Balap Liar
Jalur Bypass BIL 2 dikenal sebagai area yang memiliki trek lurus dan panjang, yang sering kali disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi balap liar. Menanggapi potensi gangguan tersebut, petugas kepolisian melakukan penyisiran di sepanjang jalur tersebut. Kehadiran petugas dengan lampu rotator biru yang khas diharapkan mampu mengurungkan niat para pelaku balap liar maupun masyarakat yang berniat melakukan tindak pidana.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memberikan pernyataan resmi terkait urgensi kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa patroli malam bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
“Kami mengerahkan personel Unit Turjawali untuk memantau langsung situasi arus lalu lintas di jalur BIL 2. Prioritas utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah terjadinya aksi balap liar yang sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya,” ungkap Iptu Anton Prasetya Wijaya dalam keterangannya.
Antisipasi Kriminalitas 3C di Jalur Rawan
Selain fokus pada ketertiban lalu lintas, patroli ini juga menyasar pada pencegahan tindak kriminalitas 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Jalur yang cenderung sepi saat tengah malam sering kali menjadi incaran para pelaku kejahatan. Oleh karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi instrumen penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Selama pelaksanaan patroli, petugas tidak hanya berkeliling menggunakan kendaraan dinas, tetapi juga sesekali berhenti di titik-titik strategis untuk melakukan pemantauan stasioner. Petugas memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang masih beraktivitas di pinggir jalan agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan. Kedisiplinan dalam berlalu lintas juga menjadi poin utama yang disampaikan kepada para pengendara guna meminimalisir angka kecelakaan fatal.
Situasi Lalu Lintas Terpantau Aman dan Kondusif
Berdasarkan laporan di lapangan, situasi arus lalu lintas di kawasan BIL 2 selama kegiatan berlangsung terpantau dalam keadaan lancar dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kerumunan massa yang mengarah pada potensi balap liar maupun indikasi tindak pidana lainnya. Kesadaran masyarakat mulai terlihat meningkat seiring dengan intensitas kehadiran petugas di jalan raya setiap malamnya.
Iptu Anton Prasetya Wijaya menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara konsisten dan pada jam-jam rawan yang berbeda guna memberikan efek kejut bagi pelanggar hukum. Beliau berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.
“Alhamdulillah, hingga berakhirnya kegiatan patroli, situasi arus lalu lintas berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap titik-titik mana saja yang membutuhkan pengawasan lebih ketat demi memastikan wilayah Lombok Barat tetap kondusif, terutama di jalur-jalur utama penghubung antar wilayah,” pungkasnya menutup pernyataan.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kewaspadaan, diharapkan angka kriminalitas dan kecelakaan di wilayah Lombok Barat dapat terus ditekan secara signifikan. Patroli malam ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal di segala waktu.





