Berita  

Polisi Mediasi Warga Sakra Selatan dan Sakra Timur, Cegah Bentrokan Akibat Dugaan Provokasi

Personel Polsek Sakra bergerak cepat melakukan pengamanan dan mediasi antara warga Kondak Bongkot, Desa Sakra Selatan, dengan warga Kondak Derek, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, menyusul adanya dugaan provokasi oleh dua orang pemuda, Jumat (1/5/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 23.30 Wita di Kondak Bongkot, Dusun Gelenter, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Langkah cepat aparat dilakukan guna mencegah potensi bentrokan antarwarga.

Situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan melalui pendekatan persuasif. Aparat bersama tokoh masyarakat turut berperan aktif dalam meredam ketegangan.

Peristiwa bermula ketika dua pemuda asal Kondak Derek Desa Lepak memasuki perkampungan warga Kondak Bongkot dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha RX King sambil membunyikan knalpot bising (brong). Aksi tersebut dinilai meresahkan warga setempat dan disebut telah berulang kali terjadi. Pada sekitar pukul 23.00 Wita, kedua pemuda tersebut kembali melakukan hal serupa hingga akhirnya diamankan oleh warga Kondak Bongkot. Tindakan ini kemudian memicu reaksi dari warga Kondak Derek. Sejumlah warga mendatangi lokasi dengan maksud meminta penjelasan atas diamankannya warganya.

Menanggapi situasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sakra Selatan bersama Kanit Intelkam Polsek Sakra, empat personel piket Polsek Sakra, tiga personel Polsek Sakra Timur, serta Babinsa Desa Sakra Selatan langsung turun ke lokasi. Aparat gabungan melakukan pengamanan sekaligus negosiasi dengan kedua belah pihak. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrokan yang lebih luas. Pendekatan dialogis menjadi langkah utama dalam meredakan emosi warga. Kehadiran aparat di lokasi terbukti efektif menenangkan situasi.

Kapolsek Sakra bersama kepala dusun dari kedua wilayah serta tokoh masyarakat kemudian memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak diberikan kesempatan menyampaikan permasalahan. Mediasi dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan. Aparat menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Warga pun diimbau untuk menahan diri dan tidak terpancing provokasi.

Sebagai langkah antisipasi, salah satu pemuda yang diduga melakukan provokasi beserta kendaraan sepeda motornya diamankan ke Mapolsek Sakra. Tindakan ini dilakukan guna menghindari aksi main hakim sendiri serta mencegah potensi konflik lanjutan. Situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif setelah dilakukan mediasi. Aparat kepolisian memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di kedua wilayah. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas kamtibmas tetap aman dan terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *